Followers

Nuffnang

DUNIACACAMARBA

Posted by Admin Direktori Blog | Posted on 3:07 PTG | Posted in

sumber :-

DUNIACACAMARBA


Inilah Syarat dan Biaya Mengurus Sertifikat Tanah yang Sebenarnya

Posted: 19 Apr 2016 07:28 AM PDT


Ngopo.com - Jika sobat ngopo akan mengurus sertifikat tanah, maka persiapkanlah persyaratannya agar prosesnya lebih cepat. Berikut ini persyaratan yang harus dilengkapi dalam mengurus sertifikat tanah.

Persyaratan

  1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup
  2. Surat Kuasa apabila dikuasakan
  3. Fotocopy identitas (KTP, KK) pemohon dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
  4. Asli Bukti perolehan tanah/Alas Hak
  5. Asli Surat-surat bukti pelepasan hak dan pelunasan tanah dan rumah (Rumah Gol III) atau rumah yang dibeli dari pemerintah
  6. Foto copy SPPT PBB Tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, penyerahan bukti SSB (BPHTB) dan bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak)
  7. Melampirkan bukti SSP/PPh sesuai dengan ketentuan

Waktu


  • 38 (tiga puluh delapan) hari untuk:

Tanah pertanian yang luasnya tidak lebih dari 2 Ha
Tanah non pertanian yang luasnya tidak lebih dari 2.000 m2

  • 57 (lima puluh tujuh) hari untuk:

Tanah pertanian yang luasnya lebih dari 2 Ha
Tanah non pertanian yang luasnya lebih dari 2.000 m2 s.d. 5.000 m2

  • 97 (sembilan puluh tujuh) hari untuk:

Tanah non pertanian yang luasnya lebih dari 5.000 m2

Keterangan

Formulir permohonan memuat:

  1. Identitas diri
  2. Luas, letak dan penggunaan tanah yang dimohon
  3. Pernyataan tanah tidak sengketa
  4. Pernyataan tanah dikuasai secara fisik
Catatan:

Tidak termasuk tenggang waktu pemenuhan kewajiban pembayaran sesuai SK
Jangka waktu tidak termasuk waktu yang diperlukan untuk pengiriman berkas/dokumen dari Kantah ke Kanwil dan BPN RI maupun sebaliknya.

Biaya Mengurus Sertifikat

Biaya mengurus sertifikat tanah berbeda-beda tergantung jenis tanah dan luasnya. Nah sobat ngopo bisa hitung sendiri estimasi biayanya dengan menggunakan aplikasi resmi yang sudah ada di website BPN (http://www.bpn.go.id)

Contoh : Biaya pengurusan sertifikat tanah perumahan dengan ukuran 10M x 25M (250M2) maka biaya yang harus dibayarkan adalah sebagai berikut :

Biaya Pengukuran: Rp. 150.000 
Biaya Panitia: Rp. 355.000
Biaya Pendaftaran: Rp. 50.000

Total Biaya: Rp. 555.000

Nah sobat ngopo bisa mencobanya sendiri. Ikuti langkahnya berikut ini :

  1. Buka situs BPN : http://www.bpn.go.id
  2. Klik tulisan "Syarat dan Biaya"
  3. Klik tulisan "PELAYANAN PENDAFTARAN TANAH PERTAMA KALI"
  4. Klik tulisan "PEMBERIAN HAK"
  5. Klik tulisan "HAK MILIK"
  6. Klik tulisan "HAK MILIK PERORANGAN"
  7. Klik tulisan "Simulasi Biaya"
  8. Silakan isi kolom yang tersedia sesuai dengan jenis dan ukuran tanah kamu.
Jika ternyata ada yang tidak beres dalam pengurusan sertifikat tanah kamu, silakan laporkan ke sini :
  • http://wbs.bpn.go.id
  • https://www.lapor.go.id
Ayo sebarkan! Untuk Indonesia yang lebih baik dan bersih.

Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah Ternyata Cuma Rp 50.000

Posted: 19 Apr 2016 06:48 AM PDT


Ngopo.com - Apakah kamu tau berapa biaya pembuatan sertifikat tanah yang sebenarnya? Nah, jika kamu pernah mengurus sertifikat tanah dan dikenai biaya sangat mahal tentu akan terkejut, ternyata biaya pengurusan sertifikat tanah sekarang ini cukup murah.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah memberlakukan skema pengurusan sertifikat bagi perseorangan atau perusahaan melalui loket-loket BPN.

Sebagaimana disampaikan Menteri ATR/BPN, dengan mengurus sertifikat tanah sendiri tanpa perwakilan atau calo, proses penerbitan sertifikat akan lebih mudah dan murah.

"Pertama, datanglah ke loket BPN, nanti akan diberi barcode atau PIN. Kalau ketemu si A, si B, ya kita susah (melacaknya)," ujar Ferry di Garut, Jawa Barat, Rabu (13/4/2016).

Beliau menjelaskan, jika masyarakat mengurus sertifikat sendiri ke loket BPN dan diminta membayar sejumlah dana, minta buktinya.

Pasalnya, seluruh besaran biaya layanan pertanahan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 128 Tahun 2015 tentang Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

PP ini menjadi standar biaya yang ditetapkan untuk administrasi mengurus tanah, yaitu Rp 50.000.

Saat masyarakat sudah mendapatkan barcode atau PIN, seharusnya administrasi selesai maksimal tujuh hari. Jika pada hari ke-8 belum selesai, masyarakat bisa mengadukan kembali ke BPN.

"Kami bisa lacak dengan adanya barcode secara online. Makanya, kalau beli tanah, tanya BPN," tutur Ferry.

Oknum BPN

Sementara itu, terkait adanya oknum BPN yang meminta sejumlah biaya di luar dari ketentuan yang berlaku, Ferry menegaskan akan memberikan sanksi.

Pemungutan dana di luar dari ketentuan ini, menurut dia, masuk dalam kategori korupsi dan harus segera ditindak.

Untuk itu, Ferry mengimbau masyarakat agar tidak lagi berpikir negatif soal BPN yang selalu memungut dana besar atau mengeluarkan sertifikat dalam waktu lama.

"Kalau kita terus-menerus berpikir BPN lama mengurusnya, itu ciri-ciri orang yang biasanya menghindari ke BPN. Kami tantang datang sendiri ke BPN, langsung dan jangan diwakili," ucap Ferry.

Untuk menghitung Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah selengkapnya kamu bisa baca Klik di sini :

Comments (0)