Followers

Nuffnang

Belantan

0

Posted by Unknown | Posted on 11:35 PTG | Posted in

sumber :-

Belantan


‘Tidak perlu bernostalgia sesuatu pernah berlaku’?

Posted: 25 Oct 2015 12:27 PM PDT


Timbalan Perdana Menteri Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi mengingatkan Tan Sri Muhyiddin Yassin supaya berhenti mengungkit kisah lama tentang kesetiaannya terhadap Datuk Seri Najib Tun Razak.

Beliau berkata, apa yang perlu dilakukan sekarang adalah fokus terhadap realiti yang akan berlaku.

"Saya hormati apa yang dilontarkan dan hormati perasaan beliau. Namun saya fikir, realiti yang harus dihadapi, kita tidak perlu bernostalgia terhadap sesuatu yang pernah berlaku tapi tak jadi realiti," katanya disini hari ini.

Semalam, Muhyiddin mengimbau kesetiaannya sehingga memberi laluan kepada Najib menggantikan Abdullah walaupun mendapat sokongan Mahathir.

Muhyiddin berkata beliau terus membantu Najib sebagai orang nombor dua sebelum krisis 1MDB bermula.

Suara Politik
Belantan

:: RUANG BICARA PRIA MALAYA ::

0

Posted by Unknown | Posted on 11:32 PTG | Posted in

sumber :-

:: RUANG BICARA PRIA MALAYA ::


Cara Mudah Menghilangkan Varises

Posted: 25 Oct 2015 03:34 PM PDT

Sebenernya ada banyak sekali sih cara menghilangkan varises yang bisa Anda coba terapkan. Mulai dari cara alami, medis, konsumsi obat, sampai dengan operasi. Walaupun banyak menganggap cara alami lebih lama, tetapi saya jamin hasilnya tidak akan mengecewakan.


cara menghilangkan varises di kaki
Cara menghilangkan varises

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba berbagi beberapa cara menghilangkan varises secara alami yang tentunya sangat mudah dan efektif. Penasaran? Berikut informasi selengkapnya untuk Anda.

Cara Menghilangkan Varises Kaki Secara Alami

1. Hindari makanan berlemak

Obesitas atau kegemukan dapat memperburuk kondisi varises yang sedang Anda alami. oleh sebab itu, mulai sekarang jagalah berat badan sebisa mungkin dengan menerapkan program diet sehat.

Dengan terjaganya berat badan, maka penimbunan lemak tidak akan lagi menghimpit pembuluh darah dan menyebabkannya tersumbat. Apalagi pembuluh pada bagian kaki dan betis Anda.

2. Letakan kaki diatas tubuh

Meletakan kaki diatas tubuh sangatlah bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah dari kaki menuju ke jantung. Dengan lancarnya sirkulasi darah ini, maka varises pun dapat teratasi dengan mudah.

Caranya tidurlah berbaring, kemudian sandarkan kedua kaki ke tembok membentuk sudut siku dengan matras atau alas tempat tidur. Tahan selama 2 jam, lalu turunkan kembali.


Itulah beberapa kiat menghilangkan varises di kaki secara alami yang dapat saya sampaikan. Dengan menerapkan kebiasaan seperti diatas, maka varises yang Anda alami akan hilang dengan sendirinya tanpa harus operasi. Selamat mencoba dan semoga hasilnya memuaskan, salam. 

The Unspinners

0

Posted by Unknown | Posted on 11:28 PTG | Posted in

sumber :-

The Unspinners


Kuli kata bajet terbaik ... Mahathir bila nak SERANG?

Posted: 25 Oct 2015 09:30 PM PDT



Ku Li dah nyatakan pandangan perihal bajet. Katanya terbaik untuk rakyat. Ini agak membingungkan.

Laporan Mkini dan bukan BH atau Utusan serta NST.

Ku Li yang nafi dia terlibat merancang mahu jatuhkan kerajaan walaupun dia kelihatan bersama dalam PC enam orang.

Komdian dia yang dipercayai cadang gagalkan bajet Najib juga pusing kata ahli parlimen BN berhak tolak bajet atas sebab kegagalan Najib selesaikan masaalah tertentu.

Kini pula dikatakan bajet terbaik. Atas alasan apa untuk tolak bajet jika bajet dah terbaik untuk rakyat?

Oleh itu Mahathir yang pada zamannya taklah peduli sangat bantu rakyat tapi lebih bantu ahli korporat dan businessman patut myla bersuara untuk kritik.

Dia juga yang rancang mahu tumbang Najib dengan apa cara hingga sanggup langgar prinsip dirinya.

Akhirnya Ku Li ....

Asyik dok gentleman maka kena gentel

... memang sokmo political finishing poor. Maka terima hakikat kekal tak akan capai jawatan yang diingini dan kekal coolie.

Kenapa TSMY tak gagalkan sambungan kontrak Bestari.net ke YTL?

Posted: 25 Oct 2015 05:33 PM PDT


Bestari.net yang mana projek diberikan kepada YTL gagal dan guru-guru banyak merungut sekolah terpaksa bayar sistem yang gagal perlaksanaan.

Tahun lepas kontrak YTL telah sampai masa untuk review.

Ramai pemain-pemain telco tahu kontrak YTL jauh lebih tinggi dari bid telco yang lain hingga 1 ke 2 billion lebih mahal.




Kenapa jawatankuasa yang diketuai oleh bekas Menteri Pelajaran merangkap mantan Timbalan PM masih sambung balik kontrak YTL?


TSMY berkata kerajaan hampir mahu suntik.dana RM3 billion tapi gagal dilakukan dengan campurtangannya.

Dia menceritakan benda yang tak jadi. Harus diingatkan kabinet ada capai satu persetujuan yang mana TSMY sebahagian dari kabinet.

Dalam hal Bestarinet, kenapa TSMY tak campurtangan hal Bestsrinet?

Baca PRU 14 di SINI  dan Apanama di SINI.



Bida company Melayu dulu dalam RM2.3 to RM2.6 billion tapi YTL dipercayai masuk pada harga RM4 billion tapi gagal deliver!!!!!!



Just call it Pakatan Konspirasi

Posted: 25 Oct 2015 08:31 AM PDT



If you think the Opposition is going to successfully oust Najib soon, please go ahead and continue dreaming. Nothing will happen because the only thing you are guaranteed for are more conspiracies!

The Opposition led by Datuk Seri Dr. Wan Azizah Wan Ismail are combating with one another to be victorious on who can be the biggest conspiracy theorist among them.

They have been coming up with conspiracy after conspiracy with such mix that would shame even top cendol sellers in Malaysia.

It is hilarious to see how the Opposition are playing Tom and Jerry with the vote of no confidence against Datuk Seri Najib Tun Razak.

Together with the organisers of Bersih they pushed forward a huge street rally that lasted more than 24 hours to call for the resignation of the prime minister. Gullible Malaysians who are unhappy with the PM slept on the streets for a peaceful protest.

When that did not work the Opposition portrayed themselves as The Avengers who will save the country. They spoke at large about the vote of no confidence. As time for the parliamentary session drew close, they realised their soap opera is coming to an end

. Therefore, 1-2 weeks prior, people like Rafizi Ramli started to feed ideas of the possible no-go with the no confidence vote.

Now, it is about asking the MP who filed the motion to withdraw so Dr. Wan Azizah can table the motion instead. The procedure is clear. A motion has to be tabled 14 days prior in order for parliament discussion to take place. If the tabled no confidence vote is withdrawn now and Dr. Wan Azizah files a new one, the chances are it will not happen this sitting and the Speaker of Dewan Rakyat has already made it crystal clear to the Opposition.

The Opposition is going to just dilly dally with the no confidence motion and then later shout out loud and lay the blame on Tan Sri Pandikar Amin when nothing happens. That is the Opposition for you. A bunch of hopeless and confused people.

DAP's secretory-general Lim Guan Eng claims that Pakatan will abolish the toll of the North-South Highway (PLUS) if they ever govern Putrajaya. Blind supporters of the Opposition are hailing this delusional statement. Why did I say delusional? It is because Guan Eng is a recycling conspirator.

In February 2008 Lim said if Pakatan wins over Penang, the Sungai Nyior toll in Seberang Perai would be abolished. He said that at that time because of anger among the public when this toll booth emerged. It is 2015 now and the toll plaza is still in place.

In fact, the toll charge has increased from RM 0.50 to RM 1.20. Not only the Sg Nyior toll is standing tall, the state government under DAP has added more tolls in the state.

When the BN government kept to its promise and abolished certain tolls by paying compensation to the highway concessionaires, Pakatan then criticised BN for allegedly paying the companies too much.

When BN called for the abolishment of Sungai Rasau and Batu Tiga toll on the federal highway last year, Pakatan claimed BN was taking advantage over the weak then-MB of Selangor, Tan Sri Khalid Ibrahim.

There is an excuse and reason for everything. The Opposition do not do any work but complain, complain and complain. No wonder a cry baby is leading the coalition.

Deepavali bazaar thugs conspiracy, Sarawak Report conspiracy, 1MDB conspiracy – Tony Pua keeps playing them all. Now that the Thai police has waved the green flag for IGP Tan Sri Khalid and team to interview Xavier Andre Justo in Thailand with regards to 1MDB and alleged tampering of documents, it is a matter of time before DAP's Agent Mulder, Tony Pua barks up another conspiracy.

The script writers must be working overtime now. A Bersih rally in Thailand perhaps? With Singapore also on attack mode against DAP there might be a Bersih in Singapore too, I guess.

I know this opinion of mine will render a lot of bashing if the pro-Opposition media actually publishes it, but I am not afraid of the truth.

Criticised me all you want but you can't change the fact that the Opposition is nothing but bulls**t. If you think the Opposition is going to successfully oust Najib soon, please go ahead and continue dreaming. Nothing will happen because the only thing you are guaranteed for are more conspiracies!

Instead of counting on BN to be defeated, first try to even form a pack that can last the distance.

From Pakatan Rakyat to Pakatan Harapan – what next? Pakatan Konspirasi?

Mencari Kebenaran FB

Tun M arah proksi tidak serahkan wang kembali.hingga Najib akur

Posted: 25 Oct 2015 05:06 AM PDT



PEMBANGKANG HILANG PUNCA AKIBAT BAJET 2016-CUBA ALIH PERHATIAN KEPADA ISU DANA RM2.6 BILION.

Di akhir pembentangan Bajet 2016 oleh DS Najib, pihak Pembangkang bangun dan menunjukkan poster "Mana RM2.6 Bilion?".

Apa kena mengena 2.6 Bilion dgn Bajet? Kenapa tidak tunjuk dokumen Bajet Pembangkang yg ditempelak oleh Najib kerana turut mencadangkan kaedah GST bagi meningkatkan hasil pendapatan negara?

Begitulah hipokritnya pembangkang kerana menjilat ludah sendiri yang sebelum ini kuat menentang GST.

2. Lambat laun mereka akan tahu tinggi rendahnya langit bila Akta Dana Pembiyaan Politik dibentangkan di Parlimen.

Pembangkang dicabar untuk menyokongnya nanti kerana lantang mengkritik UMNO mengenai dana politik. JKMPP (Jawatankuasa Kebangsaan Mengenai Pembiyaan Politik) dengan 25 anggota telah pun diumumkan.

Diharap Kerajaan akan segera membentangkannya di Parlimen agar pembangkang tidak berterusan membohongi rakyat.


3. Dari segi undang undang menerima derma bukan satu jenayah dan jumlah derma tidak dihadkan. Tuduhan palsu Wall Street Journal bahawa DS Najib mencuri USD700 Juta daripada 1MDB ternyata fitnah kerana telah dinafikan oleh Bank Negara dan SPRM yang membuat penyiasatan.

Semua parti politik di negara ini menerima dana politik daripada dalam dan luar negara. Dan kesemua parti politik berkenaan juga tidak pernah mendedahkan status dana politik mereka sama ada dalam akaun tahunan dan kepada Jawatankuasa Pusat parti mereka.

4. Sebenarnya DS Najib menerima dana politik dari dermawan Timur Tengah. Ia dimaklumi oleh Bank Negara dan SPRM.

Bahkan Bank Negara sendiri yg menasihatkan supaya ianya dimasukkan dalam akaun peribadi DS Najib di AmBank dgn jaminan kerahsiaan sepenuhnya.

Akaun di Ambank itu adalah akaun serba guna yg diuruskan oleh kakitangan yg dipercayai. Dana itu pula untuk kegunaan aktiviti politik, sosial dan kemasrakatan.


5. Tun M pula tidak membenarkan DS Najib akses kepada wang yang dipegang oleh proksi UMNO selagi Najib tidak mahu menuruti kehendak dan permintaannya terhadap beberapa perkara yang melibatkan kepentingan beliau. 

Tun M sebenarnya masih menguasai proksi proksi tersebut. 

Itulah faktor kenapa Najib terpaksa mencari dana politik melalui sumber derma lain termasuk daripada dermawan Timur Tengah tersebut.

Justeru Pembangkang jangan hipokrit mengenai dana politik ini.

Tunggulah bila Akta Pembiyaan Politik itu dibawa ke Parlimen nanti. Jangan pula tidak menyokongnya.

Nak jadi PM, Bang Din kena akur cakap sapa?

Posted: 25 Oct 2015 01:00 AM PDT


Dr Mahathir said he believes Muhyiddin could lead the country, if Najib were to go. "The former deputy PM would still be able to lead the country, provided that he listens to good advice... people with experience." -

See more at:
http://www.themalaysianinsider.com/malaysia/article/dr-mahathir-says-little-chance-of-ousting-najib#sthash.PJ4Z0S2r.dpuf

Listen bunyi macam arahan ajer ... Siapa pula Bang Din kena akur cakap?


Dialog Dewasa Kritik Berasa

0

Posted by Unknown | Posted on 11:18 PTG | Posted in

sumber :-

Dialog Dewasa Kritik Berasa


WAYANG-WAYANG DAP KEPADA PAS

Posted: 25 Oct 2015 10:46 PM PDT

Hari Ini terpaksa kita dedahkan beberapa siri kisah DAP terhadap PAS yang selama ini tidak diketahui serta imej sebenar DAP.

* Sebenarnya kita kena faham Tahaluf Ialah Kerjasama atau persefahaman diantara dua pihak ataupun lebih dalam PERKARA-PERKARA YANG DISEPAKATI

* Sebelum DAP menang dan mengusai Pulau Pinang, Lim Guang Eng meyakinkan orang Islam dengan berkata bahawa

" Kita tidak perlu takut kepada Undang-undang Hudud kerana hudud hendak menghukum orang yang jahat sahaja dan kita yang tidak jahat tidak perlu takut"

* Kemudian selepas kali pertama mengusai Negeri Pulau Pinang, Lim Guang Eng menambahkan lagi kepercayaan orang Islam kepada DAP dengan memberi ucapan Islamiknya yang berbunyi 
" Tuan-tuan jangan bimbang, saya akan memberi keadilan kepada semua sebagaimana Umar Abdul Aziz yang memberi keadilan kepada semua rakyat "

* Seterusnya Pada 9/3/2012 DAP dengan sombong dan angkuhnya meluluskan Piliharan Raya Kerajaan Tempatan semasa sidang DUN Pulau Pinang walaupun tidak mendapat persetujuan daripada Pas. Dan sekaligus mengkhianati Persetujuan bersama kononnya dipegang oleh DAP selama ini.

* 27/1/14 Adun PKR dari Kajang Meletak jawatan dan mengosongkan kerusi tersebut tanpa membincangkan terlebih dahulu dengan PAS serta merahsiakan daripada Pas tujuan sebenar kekosongan tersebut iaitu untuk pelantikan Menteri Besar.Sedangkan PAS tidak bersetuju dengan Tujuan mereka yang Matlamat menghalalkan Cara

* Rakan Pakatan Rakyat yang lain mengenepikan keputusan Pas yang menolak "Kajang Move" serta pelantikan Datuk Sri Wan Azizah sebagai Menteri Besar yang baru sebaliknya PAS terpaksa mencadangkan Yb Azmin Ali setelah pemecatan Yb Tan Sri Khalid Ibrahim secara tidak bermaruah

* Pas menolak Datuk Seri Wan Azizah sebagai calon Menteri Besar atas dasar pegangan Islam yang dibawa serta lantikan itu tidak memenuhi tuntutan Syara'. Sebagaimana sabda Baginda dalam hadith sahih iaitu apabila mendapat berita tentang pelantikan Anak Perempuan Raja Kisra sebagai pemimpin selepas kematian bapanya. Baginda bersabda yang mafhumnya 
" Tidak akan berjaya sesuatu kaum yang melantik orang perempuan sebagai pemimpin "

* 13 Mac, Pemimpin DAP yang tidak serupa bikin ini, yang tidak seIslamik dahulunya iaitu sebelum memenangi pilihan raya dengan angkuhnya berkata 
" DAP konsisten menentang Hudud". Kata-kata ini dikeluarkan semasa taklimat oleh wakil PAS Kelantan kepada semua pemimpin Pakatan Rakyat berkaitan Hudud di bangunan Parlimen.

* 19/3/2015 Sidang DUN Kelantan tetap meluluskan Undang-Undang Kanun Jenayah Syariah 1993 pindaan 2015 walaupun mendapat tentangan DAP yang sebelum ini pernah meluluskan Pilihan Raya Kerajaan Tempatan walaupun tidak dipersetujui oleh Pas.

* Mereka tetap meluluskan Pilihan Raya Kerajaan Tempatan (PRKT) dan "Kajang Move" yang bertujuan untuk kepentingan peribadi dan kekuasaan mereka,walaupun mendapat bantahan Pas.Sebaliknya Hukum Kanun Jenayah Syariah yang diluluskan demi Allah dan kepentingan umat Islam ditentang habis-habisan.

* 23/3/2015 DAP terlebih dahulu memutuskan hubungan dengan President PAS ( Bermaksud putus hungan dengan Pas) serta menuduh President PAS sebagai tidak jujur,mengkhianati rakan Pakatan Rakyat, tidak bermaruah dll.

* Ekoran itu pada 27/3/2013 DAP Sarawak terlebih dahulu memutuskan hubungan dengan PAS

* 30/3/2013 DAP Sabah turut menurut jejak yang sama untuk memutus hubungan dengan PAS iaitu 3 bulan sebelum PAS melangsungkan Muktamar pada Jun 2015 dan sebelum cadangan untuk batal Tahaluf dengan DAP.

* 4-6/6/2015 , PAS hanya baru MENGUSULKAN/MENCADANGKAN untuk memutuskan hubungan dengan DAP.

* 11/7/2015 iaitu sebulan kemudian Barulah PAS memutuskan hubungan dengan DAP melalui keputusan Majlis Syura Ulama.
Sekaligus menangkis tuduhan GHB yang menuduh PAS terlebih dahulu memutuskan hubungan dengan DAP.

* Pimpinan PAS yang kalah dalam muktamar menubuhkan Gerakan Harapan Baru (GHB) atas alasan kecewa dengan PAS yang memutuskan hubungan dengan DAP.
.........................................................
* Perpecahan DAP dengan PAS adalah bukan kerana Jawatan, kerana Kuasa dan lain-lain tetapi Kerana Menegakkan Hukum Agama.

* Perbincangan kerajaan PAS Kelantan dengan Kerajaan Pusat berkaitan kepentingan Islam iaitu Hudud dituduhnya DAP bahawa PAS ingin bergabung dengan Umno, Tetapi perbincangan Kerajaan Pulau Pinang pimpinan DAP berkaitan Jambatan ke-2 dan Kerajaan Selangor berkaitan Air dan sebagainya maka tidak pula PAS tuduh mereka bersekongkol dengan UMNO

* Cadangan President PAS untuk mewujudkan Unity Government yang pada asalnya dipersetujui oleh DAP dan PKR telah diseweng oleh puak ini dengan tuduhan bahawa PAS mahu bergabung dengan UMNO. Sedangkan cadangan PKR untuk Konsensus Nasional dan Save Malaysia oleh DAP tidak pulak PAS menuduh mereka sebaliknya.

* Banyak Isu yang berkaitan dengan Agama Islam akan ditentang oleh DAP, dan yang menyedihkan terdapat segelintir daripada kalangan Islam yang membenarkan atas alasan bersikap terbuka

* Perlembagaan Malaysia mengatakan bahawa Agama Islam adalah agama persekutuan dan agama selain daripada itu bebas di Amalkan.Tetapi DAP masih menghalang kebebasan orang Islam mengamalkan Ajaran kita sedangkan mereka bebas beragama tanpa halangan daripada kita.

* PAS tidak bermasalah sekiranya bukan Islam tidak menyokong Hudud tetapi menjadi masalah apabila DAP mula MENENTANG hudud,iaitu bererti menentang pegangan orang Islam

* DAP juga menentang pengharaman Arak di kawasan majoriti Melayu semasa pimpinan Datuk Hassan Ali sebagai Exco Agama.

* DAP juga menentang Cadangan pihak Daerah untuk mengasingkan tempat duduk pasangan yang bukan mahram semasa menontong wayang di Bandar Seri Iskandar Perak.

* DAP tetap membina sebuah gereja yang besar di Prai Pulau Pinang yang bermajoriti Melayu walaupun mendapat bantahan dari pegawai kerajaan negeri yang beragama Islam semasa mesyuarat.

* Isu kalimah ALLAH banyak diwakili oleh Peguam DAP dalam membenarkannya.

* Isu pengunaan pembesar suara semasa azan turut dibangkitkan DAP

* Isu merobohkan pusat penternakan Khinzir di Kedah suatu masa dahulu turut mendapat tentangan DAP.

* DAP pernah mendesak PAS untuk buang perkataan Islam suatu masa dahulu, akhirnya DAP keluar dari Barisan Alternatif.

Boleh dikatakan DAP akan iktiraf Islam yang kita perjuangkan jika memenuhi kehendak kumpulan 25% minoriti Cina ini. Mereka selesa dengan GHB yang meringankan tanggungjawab Islam.Dimana Gah dan Rasa Mulianya 55% Islam berbanding 25% yang menentang ini.?

Jadi bagi ada yang tawar hati dengan PAS dan ingin berhijrah ke wadah baru yang dikatakan GHB ini,dinasihatkan jadilah orang yang bijak untuk berfikir, dapatkan maklumat yang cukup dalam segenap sudut.Janganlah sampai mudah diperalatkan sehingga sanggup menggadai prinsip atas nama keterbukaan. Dan janganlah terlalu mengharapkan janji-janji kemenangan yang segera sedangkan redha Allah dilupakan. Siapa yang berani jamin bahawa DAP akan sewenang-wenangnya memberikan kebebasan Islam yang diperjuangkan oleh GHB sedangkan PAS majoriti Islam serta mempunyai keahlian yang lebih 1 juta orang dan mengusai negeri pun masih ditekan oleh DAP. Apatah lagi GHB.

Sebaliknya Kekalah dalam Jamaah Islam dan Bekerjalah untuk mendaulatkan Islam,serta yakinlah dengan kemenangan dengan pertolongan Allah. Angkat dan letakkan kemuliaan Islam pada tempat yang sepatutnya.

Percayalah janji Allah berbanding janji orang Kafir.Masakan Allah tidak menolong kita sedangkan kita bersungguh-sungguh untuk Agama Allah.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا أَنصَارَ اللَّهِ كَمَا قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّينَ مَنْ أَنصَارِي إِلَى اللَّهِ ۖ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنصَارُ اللَّهِ ۖ فَآمَنَت طَّائِفَةٌ مِّن بَنِي إِسْرَائِيلَ وَكَفَرَت طَّائِفَةٌ ۖ فَأَيَّدْنَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَىٰ عَدُوِّهِمْ فَأَصْبَحُوا ظَاهِرِينَ

Wahai orang-orang yang beriman! Jadikanlah diri kamu pembela-pembela (Agama) Allah sebagaimana (keadaan penyokong-penyokong) Nabi Isa ibni Maryam (ketika ia) berkata kepada penyokong-penyokongnya itu: "Siapakah penolbong-penolongku (dalam perjalananku) kepada Allah (dengan menegakkan AgamaNya)?" Mereka menjawab: "Kamilah

WARTAWAN RASMI LAMAN REFORMASI

0

Posted by Unknown | Posted on 9:40 PTG | Posted in

sumber :-

WARTAWAN RASMI LAMAN REFORMASI


Mesyuarat Pas – PKR: Pimpinan PKR tak tahu menahu!

Posted: 25 Oct 2015 06:26 AM PDT



Mesyuarat Pas – PKR: Pimpinan PKR tak tahu menahu!

Mesyuarat Pas – PKR: Pimpinan PKR tak tahu menahu!


Kenyataan Timbalan Presiden Pas Tuan Ibrahim Tuan Man kepada portal berita The Malaysian Insider malam tadi mengundang kontroversi.

Dakwa Tuan Ibrahim, Pas pada minggu lalu telah pun mengadakan mesyuarat dengan PKR dan mencapai keputusan bahawa kedua-dua pihak akan mengukuhkan muafakat melalui perbincangan di peringkat negeri dan Wilayah Persekutuan .

"PR tanpa DAP adalah platform politik yang masih utuh dan kekal sehingga kini. PR masih lagi wujud.

"Ini dibuktikan melalui sokongan dan kerjasama politik di Selangor dan Kelantan," katanya dipetik TMI.

Dakwa Tuan Ibrahim lagi, Pas akan memperkasakan PR dengan 'penyusunan semula' kekuatan antara parti itu dan PKR, di samping beberapa parti di Semenanjung, Sabah dan Sarawak.

Kenyataan ini menjelaskan Pas akan mengaktifkan Pakatan Rakyat bagi menyaingi Pakatan Harapan (PH) yang ditubuhkan PKR, Amanah dan DAP.

PKR bertentangan

Persoalannya, Pas tidak akan mampu membentuk gabungan politik secara sendirian. Berkemungkinan wujud unsur dalam PKR yang bertindak bertentangan dengan kehendak Biro Politik parti itu yang memperakui pembentukan PH dalam mesyuarat kontroversi 11 Oktober lalu.

Adakah puak tertentu dalam PKR yang sebelum ini didakwa di belakang agenda mesyuarat 11 Oktober tersebut telah mengadakan mesyuarat bersama Pas tanpa kebenaran Biro Politik?

Respons segera daripada ahli Biro Politik PKR kepada Suara Pakatan Daily setakat ini, menjelaskan parti itu tidak mengetahui mengenai sebarang mesyuarat melibatkan PKR dengan Pas pada minggu lalu, mahu pun dalam beberapa hari lepas.

Namun tidak pula diketahui sekiranya mesyuarat ringkas dianjurkan yang tidak memerlukan pengesahan pimpinan tertinggi PKR.

Permainan Pas

Pemimpin PKR sejak kebelakangan ini kurang senang dengan 'permainan' Pas. Tuan Ibrahim sebelum mesyuarat 11 Oktober lalu mendakwa kemungkinan PKR akan mengalami nasib sama seperti Pas terbelah dua akibat puak yang menolak dan menyokong kerjasama dengan DAP.

Namun hal itu tidak berlaku. Mesyuarat 11 Oktober sebaliknya ditamatkan dalam tempoh setengah jam sahaja kerana sebahagian besar penyokong petisyen telah menelefon secara pribadi kepada Dr Wan Azizah menyatakan kesal dengan tindakan mereka menandatangani petisyen mesyuarat khas tersebut.

Mesyuarat yang mempunyai agenda untuk menyoal Setiausaha Agung Rafizi Ramli kerana menganjurkan Persidangan Meja Bulat Pakatan Harapan berakhir dengan semangat kekeluargaan dalam parti.

Tuan Ibrahim sebagai bekas pensyarah kanan UiTM dan seorang ustaz sepatutnya berasa malu dengan teori awalnya kononnya PKR akan terbelah dua.

Malangnya, kali ini Tuan Ibrahim sekali lagi muncul dengan dakwaan Pakatan Rakyat masih hidup dan mahu menganjurkan persekutuan politik bersama lain-lain parti termasuk dari Malaysia Timur.

Adu domba

Strategi seperti ini hanya akan membenarkan dakwaan DAP bahawa Pas tidak boleh dipercayai. Mereka melakukan strategi yang tidak diterima dalam politik Islam. Berlapang dada adalah salah satu sifat orang beriman.

Namun sekiranya Pas cuba memecah belahkan PKR, tentunya akhlak Islam tidak terdapat dalam parti itu..

Akhlak Islam, sekiranya saudara sesama Pas telah menubuhkan Amanah dan bersekutu dengan PKR dan DAP maka Pas wajar meredhakannya. Bukan melakukan muslihat memusnahkan parti sahabat – PKR – yang masih menerima mereka di Selangor.

Pas jangan cuba mempergunakan Timbalan Presiden PKR Azmin Ali yang 'tidak sebulu' dengan beberapa pemimpin PKR untuk memecah belah parti reformasi itu dari dalam. Adakah sifat ini dibawa masuk oleh kumpulan pemikir Pas dari UM dan UKM?
Sekiranya Pas berpegang kepada politik Islam maka hentikanlah segera politik adu domba versi Umno atau bersedia untuk dipersoalkan oleh sekutu mereka PKR.


Potong bajet IPT, kualiti graduan rendah!

Posted: 25 Oct 2015 12:53 AM PDT

Potong bajet IPT, kualiti graduan rendah!

Potong bajet IPT, kualiti graduan rendah!


Universiti awam Malaysia akan menerima dana lebih rendah tahun depan di bawah Bajet 2016, kurang RM1.4 bilion berbanding sebelumnya, membangkitkan persoalan sama ada matlamat kerajaan melahirkan universiti bertaraf dunia dapat direalisasikan.

Pemotongan dalam sektor itu juga menimbulkan kebimbangan yuran pengajian di institusi pengajian tinggi awam (IPTA) akan dinaikkan, kata ahli Parlimen PKR Sim Tze Tzin.

Beliau dan ahli Parlimen DAP Zairil Khir Johari berkata, 19 daripada 20 IPTA akan menghadapi pemotongan bajet pada tahun hadapan.

Universiti Malaya (UM) merupakan IPTA yang menerima paling banyak potongan dalam pembiayaan iaitu sebanyak 27.3% atau RM175 juta.

Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Universiti Teknologi Mara (UiTM) dan Universiti Malaya Terengganu (UMT) akan mendapat potongan peruntukan sebanyak lebih 20%, menurut kedua-dua wakil rakyat itu, selepas menganalisis Bajet 2016 dan penyata perbelanjaan persekutuan yang dibentangkan di Parlimen semalam.

Bajet bagi 11 IPTA lain akan dikurangkan antara 10% dan 20%, manakala 4 lagi akan kekurangan sehingga 10% daripada bajet mereka sebelum ini.

Pemotongan bajet bagi universiti itu dibuat di tengah-tengah pengurangan peruntukan bagi Kementerian Pendidikan Tinggi, daripada RM15.78 bilion pada 2015 kepada RM13.37 bilion bagi 2016, kata mereka.

Zairil berkata langkah itu juga diambil ketika Menteri Pendidikan Tinggi Datuk Seri Idris Jusoh mendakwa universiti Malaysia berada di landasan yang betul ke arah menjadi "kelas dunia".

"Dengan universiti terkemuka menghadapi belanjawan mereka dikurangkan sehingga 27%, bagaimana hendak merealisasikan cita-cita mempunyai universiti bertaraf dunia?" soal jurucakap pendidikan, sains dan teknologi Parlimen DAP itu.

Beliau berkata, penambahbaikan kepada universiti akan memerlukan lebih banyak pelaburan bagi meningkatkan kualiti fakulti akademik dan membangunkan program dan geran penyelidikan yang lebih baik serta menaik taraf kemudahan infrastruktur dan pelajar.

Dalam satu kenyataan berasingan, Sim berkata, pemotongan "drastik" bajet itu mungkin akan menyebabkan universiti menaikkan yurannya sebanyak 20%, yang memberi kesan kepada 534,569 pelajar.

Beliau memberi amaran yang pemotongan bajet untuk universiti akan lebih menghakis sokongan pelajar terhadap Barisan Nasional (BN), sambil menambah, parti pemerintah itu hanya menerima 46% sokongan daripada pengundi yang berumur 21 hingga 25 tahun ketika ini.

"PKR menentang sebarang pemotongan bajet universiti kerana ia adalah tanggungjawab negara dan ia juga merupakan pelaburan yang bijak," kata pengarah strategi PKR itu.

"Menurut kajian Pertubuhan Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), pelaburan dalam pendidikan tinggi akan membawa pulangan yang besar kepada kerajaan.

"Secara purata, bagi setiap ringgit yang kerajaan laburkan dalam pendidikan tinggi, ia akan menerima RM6 sebagai balasan melalui cukai," kata Sim.

Bajet 2016, adakah saya akan berhenti menganggur?’

Posted: 25 Oct 2015 12:44 AM PDT



RAKYAT MARHAEN

0

Posted by Unknown | Posted on 9:25 PTG | Posted in

sumber :-

RAKYAT MARHAEN


Budget 2016: A budget ‘of Najib, by Najib, for Najib’

Posted: 25 Oct 2015 09:21 PM PDT

One would imagine that unnecessary expenditure would be cut while essentials would be kept but it looks like the Najib Budget got all its priorities wrong.
najjib-razak,bajet-2016
By Liew Chin Tong
Budget 2016 is unmistakably a budget essentially "of Najib, by Najib and for Najib."
The Budget has three salient features:
First, total budgeted expenditure decreased for the first time since 2010. Budgeted expenditure for 2015 was RM274 billion while RM267 billion was allocated for 2016, a decline of RM7 billion.
Second, the cuts were needed due to the massive fall of petroleum income. The Government targets to collect RM39 billion from GST (Goods and Services Tax), of which RM21 billion is net new revenue after deducting the foregone collection from the abolishment of the Sales and Services Tax (SST). In other words, ordinary Malaysians are shouldering an additional new tax burden of RM21 billion net in the form of GST.
Third, one would imagine that unnecessary expenditure would be cut while the essentials would be kept. But it seems that the Najib Budget got all its priorities wrong.
Massive cuts were imposed on education, welfare and social spending but the Prime Minister's Department not only did not cut back on its spending, more was allocated for 2016 (from RM19 billion in 2015 to RM20.3 billion in 2016) and taking a higher proportion from the national coffers.
In 2016, the Prime Minister's Department is taking 7.6 per cent of the total budgeted expenditure.
A decade ago in 2006, the Prime Minister's Department only took up 2.67 per cent of the total budgeted expenditure. In 2007 and 2008, it occupied 3.81 per cent and 3.4 per cent of resources respectively.
After the disastrous electoral outing of March 2008 and the September 16 threat of crossovers of Barisan Nasional MPs in the same year, more resources were allocated to the Prime Minister's Department so that Prime Minister Najib Razak could consolidate his base within Umno and also counter the Opposition.
Prime Minister's Department received 6.71 per cent , 6.37 per cent and 6.74 per cent in 2009, 2010, 2011. For the following years, it was 5.38 per cent (2012), 5.24 per cent (2013), 6.23 per cent (2014) and 6.96 per cent (2015).
Budget 2016 is the first time the allocation for Prime Minister's Department hits more than 7 per cent.
It's indeed a budget of Najib, by Najib and for Najib!
Budget for the Prime Minister's Department for the past decade vis-a-vis the total budget (in percentage)
bajet

Rafizi dakwa rakyat terpaksa bayar RM13b cukai tambahan...kerajaan terus bermewah..!

Posted: 25 Oct 2015 09:18 PM PDT



Ahli Parlimen Pandan, Rafizi Ramli mendakwa rakyat akan terpaksa membayar cukai tambahan RM13 bilion mulai tahun depan.
Ini katanya, akan dikutip melalui cukai barangan dan perkhidmatan (GST), duti eksais, cukai individu, dan juga cukai korporat.
"Ramai yang fikir cukai korporat tidak memberi kesan kepada orang ramai, tetapi kebanyakan mereka yang membayar cukai korporat adalah pemilik perniagaan kecil dan sederhana.
"Mereka ini adalah orang biasa, orang yang menjalankan kedai runcit dan sebagainya," katanya pada sidang media di lobi Parlimen hari ini.
Rafizi juga menerangkan perbezaan antara GST dan Bantuan Rakyat 1Malaysia (BR1M).
Katanya, kerajaan mengumpul RM19 cukai GST daripada setiap isi rumah setiap hari, manakala pembayaran BR1M mereka hanya meningkat sebanyak 14 sen sehari.

‘Najib boleh selesaikan isu dana asing RM2.6B dengan pulangkan derma’

Posted: 25 Oct 2015 08:16 PM PDT

Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak boleh menamatkan kontroversi 'derma' RM2.6 bilion yang didakwa diterimanya dari Asia Barat jika beliau mengembalikan wang itu.
Menurut Ahli Parlimen Gelang Patah Lim Kit Siang, beliau akan mencadangkan langkah itu sekiranya tidak digantung dari Parlimen.
"Saya akan nasihatkan Najib suapaya membayar balik 'derma' RM2.6 bilion kepada Perbendaharaan sebagai cara menyelesaikan skandal derma RM2.6 bilion itu ketika perbahasan bajet 2016 sekiranya Dewan Rakyat tidak menggantung keahlian saya selama enam bulan .
"Saya percaya cadangan tersebut akan mendapat sokongan bukan sahaja daripada rakyat Malaysia, tetapi majoriti daripada tiga juta ahli Umno.
"Adakah mana-mana ahli parlimen BN atau Umno berani membuat sebarang cadangan kepada Najib pada perbahasan Parlimen mengenai Bajet 2016," soal Lim.
Beliau mengulas sentimen anti-Najib yang diluahkan oleh 13 ketua cawangan Umno Negeri Sembilan yang bagi Timbalan Perdana Menteri Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi sebagai mewakili hanya minoriti dalam Umno.

Tony Pua kekal, 4 wakil BN, 1 PAS dilantik ahli PAC

Posted: 25 Oct 2015 07:42 PM PDT

Ahli Parlimen Petaling Jaya Utara Tony Pua yang baru-baru ini menerima kritikan susulan kenyataannya yang kritikal terhadap 1Malaysia Development Berhad dikekalkan dalam Jawatankuasa Kira-Kira Wang Negara. – Gambar fail The Malaysian Insider, 26 Oktober, 2015.  
Ahli Parlimen Petaling Jaya Utara Tony Pua yang baru-baru ini menerima kritikan susulan kenyataannya yang kritikal terhadap 1Malaysia Development Berhad dikekalkan dalam Jawatankuasa Kira-Kira Wang Negara.

 Empat ahli Parlimen Barisan Nasional (BN) dan seorang daripada PAS dilantik menganggotai Jawatankuasa Kira-Kira Wang Negara (PAC) bagi menggantikan mereka yang dilantik ke Kabinet hujung Julai lalu.
Nama mereka dilihat The Malaysian Insider dalam minit mesyuarat Jawatankuasa Pemilih yang ditandatangani Speaker Dewan Rakyat Tan Sri Pandikar Amin Mulia.
Ahli Parlimen Putatan daripada BN, Datuk Dr Makin @ Marcus Mojigoh, dilantik menggantikan Datuk Madius Tangau yang dijadikan menteri teknologi, sains dan inovasi pada Julai.

Sementara itu, Ahli Parlimen BN Datuk Ahmad Hamzah (Jasin) menggantikan Datuk Mas Ermieyati Shamsudin, dan Datuk Nawawi Ahmad (Langkawi) menggantikan Datuk Seri Reezal Merican Naina Merican. Mas Ermieyati dan Reezal dilantik timbalan menteri oleh Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak dalam rombakan Kabinetnya itu.
Read More / Baca Lagi >>

Muhyiddin sanggup hilang jawatan demi Umno

Posted: 25 Oct 2015 07:04 PM PDT


Muhyiddin Yassin

JOHOR BAHRU - Kemunculan Timbalan Presiden Umno, Tan Sri Muhyiddin Yassin dalam Bicara Minda Sinar Harian pada Sabtu lalu memberikan isyarat jelas bahawa beliau semakin 'nekad' untuk menyerang dan mengkritik bosnya kerana mahu menyelamatkan parti itu sebelum PRU14 akan datang.
Walaupun teguran itu boleh mengakibatkan beliau terlucut keahlian dalam Umno, namun Ahli Parlimen Pagoh itu tidak mengendahkan semua 'ugutan' itu dan terus mempertahankan tindakan di sebalik kelemahan Datuk Seri Najib Tun Razak mentadbir negara.
Ketidakpedulian Najib terhadap teguran Muhyiddin sebelum tersingkir dari Kabinet pada Julai lalu 'memaksa' beliau membongkar siapa individu yang menaikkan Ahli Parlimen Pekan itu sebagai Presiden Umno, sebelum boleh dilantik sebagai Perdana Menteri.
Muhyiddin seolah-olah mahu Najib 'sedar' bahawa jika beliau tidak berperanan dalam peralihan kuasa daripada Tun Abdullah Ahmad Badawi, anak Tun Abdul Razak Hussein itu tidak mungkin boleh duduk di puncak kuasa pada hari ini.
Beliau yang terkenal dengan gerakan pembaharuan dalam Umno baharu ketika menggalas jawatan Menteri Besar Johor sejak 1986 tidak mudah disogok, malah terus lantang menegur Najib khususnya isu penyaluran derma RM2.6 bilion ke dalam akaun bank peribadi milik Presiden Umno itu.
Tidak kurang juga sindiran sinis Muhyiddin terhadap tindakan Najib yang membuat keputusan melibatkan dana RM42 bilion dalam 1MDB tanpa "berkongsi" butiran pelaburan yang kini menjadi tenat dan liabiliti kepada Umno dan BN.
Kebimbangan Muhyiddin terhadap kerosakan parti Melayu itu akibat amalan songsang seperti rasuah dan salah guna kuasa perlu dipulihkan dengan meremajakan semula Umno menerusi pemilihan semula pucuk pimpinan parti itu, namun idea itu ditolak mentah-mentah Majlis Tertinggi Umno sejurus pendedahan Wall Street Journal (WSJ) itu.
Read More / Baca Lagi >>

MT Umno nafi Muhyiddin dihalang rasmi sayap semasa perhimpunan agung

Posted: 25 Oct 2015 07:01 PM PDT


Pemimpin tertinggi Umno menganggap dakwaan Tan Sri Muhyiddin Yassin akan dihalang daripada merasmikan Perhimpunan Agung Sayap Pemuda, Wanita dan Puteri semasa perhimpunan agung sebagai khabar angin walaupun ia sudah tersebar luas. – Gambar fail The Malaysian Insider, 26 Oktober, 2015. 
Ahli Majlis Tertinggi (MT) Umno Datuk Seri Mustapa Mohamed menafikan dakwaan mengatakan Tan Sri Muhyiddin Yassin akan dihalang daripada merasmikan Perhimpunan Agung Sayap Pemuda, Wanita dan Puteri semasa Perhimpunan Agung pada Disember ini.
Mustapa yang menyifatkan dakwaan itu sebagai khabar angin, menasihatkan orang ramai termasuk ahli Umno supaya tidak mempercayainya dan memberi tumpuan kepada usaha memperkukuhkan parti.
"Saya tak ada dengar pun. Itu khabar angin, anggap sahaja sebagai khabar angin," katanya seperti dilaporkan akhbar Sinar Harian.

Sementara itu, Menteri Besar Kedah Datuk Seri Mukhriz Mahathir juga sependapat dengan Mustapha yang menganggap dakwaan itu sebagai khabar angin dan tidak sahih. "Kita dengar macam itu, tetapi tiada kepastian," katanya seperti dilaporkan akhbar berbahasa Melayu itu.
Sabtu lalu, Muhyiddin dalam program Bicara Minda dan Sesi Dialog bertajuk "Berani Kerana Benar" di Hotel Grand Blue Wave, Johor Baru mendedahkan terdapat beberapa mesyuarat yang sepatutnya dipengerusikannya selaku timbalan presiden digantikan Najib selaku presiden Umno.
"Seolah-olahnya tidak menghormati ahli parti yang pilih saya sebagai timbalan presiden. Seolah-olah lupa pengorbanan yang saya sudah buat.
"Ini tugas, dalam mesyuarat pengurusan parti, ada naib, bendahari, ketua sayap, kita duduk berbincang. Kenapa kedudukan saya terjejas? soalnya.
Mengikut tradisi Umno, timbalan presiden akan merasmikan perhimpunan sayap semasa perhimpunan agung Umno.

Penyakit ‘takut Cina’

Posted: 25 Oct 2015 06:54 PM PDT

Willie Ong


Tujuan rencana ini adalah untuk menghantar mesej kepada orang-orang Melayu yang orang Cina bukannya musuh Melayu tetapi rakyat Malaysia yang cintakan tanah air ini dan berhasrat membina negara kita dengan aman, makmur dan harmoni.
Penyakit "takut Cina", ataupun "Cina-fobia" tidak boleh dinafikan memang wujud dalam masyarakat kita, khususnya kaum Melayu. Penyakit "takut Cina" ini bukannya sejenis penyakit yang boleh dirawat dengan ubat sedia ada semata-mata, malah fobia ini pun menembusi pemikiran orang Melayu secara berterusan dan turun-temurun.
Perlu dijelaskan, rencana ini memberi fokus kepada hubungan antara orang Melayu dan warga Tionghua. Ini disebabkan tali persaudaraan antara dua kaum utama semakin merosot saban hari. Lebih-lebih lagi, permainan isu perkauman oleh sesetengah ahli-ahli politik tidak bertanggungjawab serta tidak munasabah belakangan ini, menyebabkan terjadinya ketegangan dalam hubungan antara satu sama lain.

Baru-baru ini, perkataan "cabar" sering didengar dan dilihat dalam paparan media. Orang Cina dikatakan cuba mencabar orang Melayu dan agama Islam. Saya terkejut, saya bertanya diri sendiri, bilakah saya mencabar orang Melayu dan Islam? Sejak bila saya mengeluarkan kata-kata berbau ancaman terhadap orang Melayu? Artikel-artikel yang ditulis sebelum ini  saya baca semula tetapi persoalan Cina cabar Melayu ini masih lagi menunggu jawapan.
Saya rasa ada banyak lagi rakyat Malaysia berketurunan Cina juga bertanya soalan yang sama seperti saya. Adakah Cina mencabar Melayu dan Islam? Majoriti daripada kami tidak pernah mencabar hak istimewa kaum Bumiputera dan kedudukan Islam sebagai agama rasmi negara.
Fakta ini tidak boleh dipertikaikan dan tuduhan orang Melayu diancam tidak benar dan tidak bersasas. Inilah pendirian saya sebagai seorang anak Malaysia berketurunan Cina.
Cubalah tanya rakyat Malaysia di sekeliling kita, adakah kita mahu sebuah negara yang aman dan damai ataupun sebuah negara huru-hara? Adakah Melayu mahu mencari rezeki dalam keadaan yang kecoh? Adakah Cina mempunyai tabiat istimewa yang sengaja hendak menimbulkan huru-hara?
Adakah India begitu senang dan tidak bekerja seterusnya menyebabkan kacau-bilau? Jawapan adalah sama bagi seluruh rakyat Malaysia, kita berhasrat menunaikan tanggungjawab sebagai anak, suami atau isteri dalam suasana tenteram dan harmoni.
Justeru, jawapan yang boleh saya dapat bagi persoalan kenapa Cina sering dipersalahkan dan dituduh mencabar Melayu ialah mereka ini  dijangkiti penyakit "takut Cina". Minda mereka  dicuci pihak tertentu dan menganggap kumpulan Tionghua sebagai musuh mereka.
Sebenarnya, sebab-sebab wujudnya penyakit boleh dikesan melalui suasana politik negara. Seperti yang kita sedia maklum, politik tanah air adalah berasaskan kaum. Secara ringkas, Umno mewakili Melayu, MCA mewakili Cina dan MIC mewakili India. Demi memperkukuh kuasa mereka, selama ini pemerintahan kita adalah pecah dan perintah.
Penyakit "takut Cina" disebabkan usaha sesebuah parti bagi meneruskan pemerintahan dan pemegangan kuasa di dalam negara kita. Demi dilihat relevan oleh orang Melayu, orang Cina dijadikan sebagai sasaran. Ini adalah kerana kaum Cina sering dilihat sebagai kaum yang lebih rajin dan digambarkan kaya-raya. Sebagai kaum kedua terbesar selepas Melayu, jadi tidak hairanlah Cina selalu dijadikan sasaran.
Read More / Baca Lagi >>

Syok sendiri

Posted: 25 Oct 2015 06:45 PM PDT

Oleh Timmy Say
Syok sendiri – ini satu perangai yang ada pada semua orang. Positifnya, syok sendiri boleh menggembirakan diri sendiri. Negatifnya, syok sendiri kadangkala memberikan harapan yang palsu sehingga sendiri semakin jauh daripada realiti.
Namun begitu, syok sendiri yang paling menjengkelkan apabila ia bertujuan untuk menipu atau memberikan gambaran palsu kepada diri dan sasaran. Ini biasa kelihatan di politik.Mari kita melihat pecahan ahli Parlimen di Malaysia (Rujuk Jadual 1, 2, 3).
Malaysia mempunyai 222 ahli Parlimen. 57 kerusi (26%) di Labuan (1), Sabah (25) dan Sarawak (31), manakala 165 kerusi (74%) di Semenanjung.
Di peringkat negara, Barisan Nasional (BN) menguasai 134 kerusi (60%) dan 88 kerusi lain (40%) dikuasai pembangkang dan bebas.Daripada 134 kerusi di BN, Umno menguasai 88 kerusi, 73 di Semenanjung dan 15 di Sabah dan Labuan. Jumlah kerusi Umno ini sama dengan jumlah kerusi pembangkang di seluruh negara.
ss
Ini bermakna Umno sendiri sudah cukup, sekiranya tiada pembelotan, untuk menumpaskan pembangkang di parlimen dalam apa-apa undi di Parlimen termasuklah undi tidak percaya kepada Datuk Seri Najib Razak mahupun Bajet 2016.Jadi, tidak perlulah ada sesiapa yang syok sendiri kononnya undi tidak percaya terhadap Najib mahupun Bajet 2016 akan berjaya, lebih-lebih lagi apabila pemimpin rasional seperti Tan Sri Tengku Razaleigh Hamzah turut memberi pujian kepada Bajet 2016 baru-baru ini.
Daripada sudut Islam dan bukan Islam, 136 jumlah kerusi Parlimen (61%) dipegang oleh wakil rakyat Islam/Bumiputera manakala 86 kerusi (39%) dipegang oleh wakil rakyat bukan Islam.Daripada 165 kerusi di Semenanjung, BN memenangi 86 kerusi (52%), dan pembangkang dan bebas menakluki 79 kerusi (48%).
ss
73 daripada 86 kerusi BN di Semenanjung adalah milik Umno. Semua ini adalah kerusi dipegang wakil rakyat Islam. Ini bermakna hanya ada 13 kerusi di Semenanjung milik BN terbahagi kepada MCA (7 kerusi), MIC (4 kerusi) dan Gerakan (2 kerusi) yang dipegang wakil rakyat bukan Islam.Di Sabah dan Sarawak, BN mempunyai 24 wakil rakyat BN (50%) beragama Islam dan 24 wakil rakyat BN beragama bukan Islam.
Bagi pembangkang pula, 39 daripada 79 kerusi (49%) yang dipegang di Semenanjung dipegang wakil rakyat beragama Islam, dan selebihnya 40 kerusi (51%) dipegang wakil rakyat bukan Islam. Pembangkang mempunyai 9 wakil rakyat di Sabah dan Sarawak, semuanya terdiri daripada wakil rakyat bukan Islam.
Read More / Baca Lagi >>

Apakah 100,000 hadirin bermakna PAS masih kuat?

Posted: 25 Oct 2015 06:40 PM PDT

Himpunan Fastaqim di Kota Baru berjaya menarik lebih 100,000 ahli PAS menyertainya, namun timbul persoalan sama ada ia menggambarkan sokongan awam pada pilihan raya umun akan datang terhadap parti Islam itu. – Gambar fail The Malaysian Insider, 26 Oktober, 2015. 
Himpunan Fastaqim di Kota Baru berjaya menarik lebih 100,000 ahli PAS menyertainya, namun timbul persoalan sama ada ia menggambarkan sokongan awam pada pilihan raya umun akan datang terhadap parti Islam itu.

 Biarpun kebanyakan media meramalkan PAS akan lenyap tidak lama lagi, namun aktivis parti Islam itu dari Pahang dan Terengganu tidak mempunyai masalah mengumpulkan kira-kira 1,000 ahlinya berkonvoi beramai-ramai dengan menunggang motosikal ke Kelantan bagi menghadiri perhimpunan terbesar parti pada minggu lalu.
Jumlah kehadiran cukup besar di kalangan "bikers" daripada kelab motosikal ARC PAS atau Alternative Riding Club, menunjukkan parti Islam itu masih mempunyai penyokong akar umbi di kalangan anak muda Melayu walaupun berita mengenai cawangannya ditutup dan ahli-ahlinya beramai-ramai menyertai Parti Amanah Negara (Amanah), yang ditubuhkan beberapa pemimpin "progresif" selepas kalah teruk dalam pemilihan parti Jun lalu.
Himpunan Fastaqim di Kota Baru pada 18 Oktober lalu menunjukkan PAS masih boleh menarik sokongan dari kubu luar bandar mereka seperti di Kedah, Terengganu, Kelantan dan Terengganu.

Tetapi persoalannya sekarang, adakah 100,000 penyokong yang berjaya dikumpulkan di stadium itu boleh disamakan dengan jumlah sokongan awam pada pilihan raya umum akan datang? Atau PAS, mengikut ramalan pengkritiknya yang mengatakan kekuatan parti Islam itu hanya datang dari Sungai Golok berhampiran sempadan Kelantan-Thai hingga ke Kemaman, di sempadan Terengganu Pahang.
Parti "sehingga akhir hayat"
Separuh daripada hadirin memenuhi ruang stadium terbesar Kelantan pada perhimpunan itu terdiri daripada kalangan pemuda Melayu berumur di bawah 40 tahun seperti Wan Ahmad Ridzuan Wan Hussin dan Mohd Shamsuri Hussin.
Wan Ahmad dan Shamsuri, 2 individu menggerakkan ARC berkata, cawangan kelab motor itu masih hidup di seluruh negara walaupun selepas kemunculan Amanah yang mula menarik ahli-ahli PAS.
"Kami masih mempunyai penyertaan yang baik untuk program menunggang di peringkat negeri. Setiap kali mengadakan perhimpunan, orang datang," kata Shamsuri, yang mengetuai ARC di Pahang.
Perhimpunan itu menunjukkan PAS masih mampu menarik penyokong muda Melayu-Islam yang bukan daripada institusi pendidikan agama, satu demografi dijangka lebih berminat kepada Amanah.
Amanah dikatakan sudah mula menarik ahli-ahli PAS di Johor, Selangor, Melaka dan Negeri Sembilan. Penganalisis politik meramalkan PAS boleh digantikan dengan Amanah kerana parti baharu itu bersama gabungan Pakatan Harapan.
"Perhimpunan ini menunjukkan PAS masih relevan, kuat dan secara organik ditenun ke dalam landskap kawasan Melayu," kata pengumpul suara bebas Ibrahim Suffian (gambar, kanan), yang mengetuai Merdeka Center.
Seperti Umno, PAS meletakkan dirinya sebagai parti "cradle to the grave" atau sehingga akhir hayat dan mempunyai pelbagai perkhidmatan sosial serta pendidikan ditawarkan dalam kehidupan masyarakat Melayu-Islam seperti tadika, sekolah agama, kelab rekreasi dan masjid.
PAS menjadi benteng bagi golongan "anti establishment" Melayu-Islam mencari untuk mengaitkan diri mereka dengan sesuatu yang lain daripada Umno, kata Ibrahim, dan perhimpunan itu menunjukkan perasaan ini masih kukuh.
Syarat 4K
Tetapi angka tidak menggambarkan gambaran sebenar sokongan terhadap parti itu dalam pilihan raya, kata Ibrahim.
Walaupun mampu bergantung kepada sesetengah pengundi Melayu-Islam luar bandar di pantai timur, ini adalah berbeza daripada mengartikulasikan wawasan nasional bagi mendapatkan sokongan lebih luas.
Read More / Baca Lagi >>

Skandal 1MDB: Mengapa hanya MCA, DAP soal Arul Kanda

Posted: 25 Oct 2015 06:32 PM PDT

Tindakan Presiden 1Malaysia Development Bhd (1MDB) Arul Kanda Kandasamy memberi taklimat tertutup kepada ahli-ahli MCA dipersoalkan kerana pihak lain juga berhak mendapat peluang yang sama berhubung skandal 1MDB. – Gambar fail The Malaysian Insider, 26 Oktober, 2015. 
Tindakan Presiden 1Malaysia Development Bhd (1MDB) Arul Kanda Kandasamy memberi taklimat tertutup kepada ahli-ahli MCA dipersoalkan kerana pihak lain juga berhak mendapat peluang yang sama berhubung skandal 1MDB.

 DAP hari ini mempersoalkan mengapa Presiden 1Malaysia Development Bhd (1MDB) Arul Kanda Kandasamy memberikan taklimat tertutup kepada ahli-ahli MCA apabila beliau sebelum ini berkata hanya akan menjawab kepada pihak berkuasa.
Setiausaha Publiditi DAP Tony Pua bertanya jika Arul sekarang akan melakukan perkara yang sama, dengan memberi peluang kepada rakyat Malaysia dan ahli Parlimen untuk bertanya soalan mengenai skandal kewangan dikaitkan dengan 1MDB.
Ahli Parlimen Petaling Jaya Utara itu juga tertanya-tanya mengapa Arul mengelak setiap persoalan sebelum ini dengan mengatakan beliau hanya akan menjawab kepada pihak berkuasa, tetapi boleh memberi respons kepada MCA.

"Adakah ia kerana penonton MCA ini dijangka lebih mudah dipengaruhi, kurang berpengetahuan atau lebih mudah tertipu? "Lebih penting lagi, jika beliau melihat ia sesuai untuk memberi taklimat peribadi kepada sebuah parti politik, mengapa tidak boleh memberikan taklimat yang sama kepada rakyat Malaysia atau sekurang-kurangnya kepada ahli Parlimen," kata Pua dalam kenyataan hari ini.
"Adakah beliau melakukan perkara yang sama untuk DAP?"
Pua berkata, sejak MCA mempunyai peluang sesi soal jawab bersama Arul, presiden 1MDB itu mempunyai tanggungjawab memastikan hak istimewa yang sama turut diberikan kepada semua rakyat Malaysia.

Bunga 1MDB

Posted: 25 Oct 2015 04:42 PM PDT


Lebih mega dari bunga raya
mahupun bunga tahi ayam
bunga 1MDB menjadi bom jangka
mungkin sehebat nuklear
meruntuhkan satu negara
satu letupan skandal
memecah apa yang tersisa
ke mitos era negara maju
sebagai hikayat kepimpinan
paling bangsat dalam sejarah
memufliskan generasi.
 
Baja dari kredit riba
siraman dari perompakan dana
transaksi merentas planet
bunga-bunga jahanam bercambah
berbau hanyir dan busuk
berkembang penuh kemaluan
walau dipertahankan kedajalan
melalui pelbagai cara
pembohongan dan propaganda
tetap menjadi legasi haprak
kebobrokan tanpa sempadan
yang tidak termaafkan!

Rasuah: Tiada iltizam politik kita tidak ke mana

Posted: 25 Oct 2015 04:33 PM PDT

Ahmed Qureshi


Di para ke-178, membentangkan Bajet 2016, Datuk Seri Najib Razak menyebut, "bagi menguatkan lagi usaha integriti dan mengurangkan ketirisan serta rasuah, Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) akan terus dimantapkan dengan program-program serta latihan yang relevan. Dengan ini, bilangan pegawai SPRM akan turut ditambah mengikut keperluan."
Beliau mengulangi komitmen mahu menangani isu rasuah dan meningkatkan budaya berintegriti. Dua tahun lalu, Najib yang juga perdana menteri memberitahu, mahu menjadikan rasuah sebagai satu episod "sejarah", bermakna tidak mahu jenayah rasuah terus menjadi sebahagian komponen kehidupan rakyat negara ini. Ia satu gambaran komitem yang cukup baik demi masa depan negara.
Apa yang diperkatakan Najib dalam ucapan pembentangan Bajet 2016 juga cukup baik.

Ini kerana apa yang diperkatakan beliau seolah-olah menjawab pendirian Jawatankuasa Khas Mengenai Rasuah (JKMR) pada 16 Oktober lalu. JKMR adalah salah satu badan bebas yang memantau perjalanan SPRM sejak ia dibentuk pada Januari 2009. Bagaimanapun dari sudut lain ia tidak cukup kuat dengan mengambil kira perkembangan semasa. Najib seharusnya melebarkan lagi komitmen dengan menggariskan tindakan yang lebih menyeluruh bagi memperkasakan undang-undang rasuah.
Pengerusi JKMR Senator Tan Sri Abu Zahar Ujang berharap segala syor yang pernah dikemukakan kepada kerajaan untuk memperkukuhkan SPRM dan memperkasakan undang-undang rasuah dilaksanakan. Ia penting bagi memantau perjalanan SPRM serta memperkasakan dan mewujudkan persekitaran bebas rasuah di Malaysia.
"JKMR berpandangan, meskipun beberapa syor dan cadangan sudah dikemukakan untuk penambahbaikan undang-undang pencegahan rasuah, tetapi sehingga kini masih belum dibawa ke Parlimen dan dilaksanakan.
"Ini tahun ketiga saya menjadi pengerusi Jawatankuasa Khas Mengenai Rasuah. Kami sudah mencadangkan perubahan-perubahan ke atas Akta SPRM 2009 bagi membawa penambahbaikan demi memperkukuhkan SPRM. Tetapi sehingga kini belum ada pembentangan di Parlimen," kata beliau yang kenyataannya dipetik The Malaysian Insider.
Apa yang menarik ditegaskan Abu Zahar ialah beliau tidak pasti sama ada perubahan ini akan dibawa ke Parlimen pada sesi ini, yang bermula 19 Oktober lalu. Pun begitu, "saya berharap pindaan-pindaan yang disyorkan sebelum ini akan dibawa sebelum penggal saya sebagai ahli Dewan Negara berakhir April 2016," kata beliau.
Antara perkara yang pernah disyorkan ialah pembentukan Suruhanjaya Perkhidmatan Pegawai Pencegahan Rasuah Malaysia, aspek pelantikan Ketua Pesuruhjaya SPRM di bawah Perlembagaan Persekutuan, pindaan Seksyen 23 dan 36 Akta SPRM 2009, serta mewujudkan peruntukan liabiliti korporat dan salah laku penjawat awam serta pembiayaan politik. Berkenaan pembiayaan politik sudah mula memperlihatkan perkembangan di mana sebuah jawatankuasa yang khas sedang mengkaji perkara tersebut.
Read More / Baca Lagi >>

Warga asing rasai keperitan kejatuhan nilai ringgit

Posted: 25 Oct 2015 04:17 PM PDT

Gina Ramos menjual nasi campur di Gereja St John di Jalan Bukit Nanas, Kuala Lumpur bagi menambah pendapatan di samping kerjaya sebagai pembantu rumah. – Gambar The Malaysian Insider oleh Seth Akmal, 26 Oktober, 2015. 
Gina Ramos menjual nasi campur di Gereja St John di Jalan Bukit Nanas, Kuala Lumpur bagi menambah pendapatan di samping kerjaya sebagai pembantu rumah.

 Dua puluh lima tahun yang lalu, Susan, 50, datang ke Kuala Lumpur dari Filipina, demi mencari peluang pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik.
Malaysia ketika itu menikmati pertumbuhan ekonomi yang pesat, bersama negara "Harimau Ekonomi" Asia lain seperti Singapura, Korea Selatan, Taiwan dan Thailand.
Benarlah kata pepatah, tuah manusia tidak siapa yang tahu. Rezeki Susan di luar jangkaan apabila beliau bertemu jodoh dengan seorang warga Malaysia dan membina keluarga di sini.

Hasil perkahwinan itu Susan dikurniakan 3 cahaya mata yang kini berusia dari 14 hingga 21 tahun. Namun, panas hingga ke petang yang dinikmatinya hilang sekelip mata apabila suaminya meninggal dunia 10 tahun lalu dan Susan mula menjadi penyara tunggal keluarganya.
Beliau kini mencari duit tambahan dengan memberikan khidmat merias kuku tangan dan kaki, serta menggunting rambut pada hari Ahad, kepada pengunjung Gereja St John di Jalan Bukit Nanas, Kuala Lumpur.
Walaupun merahsiakan kerja sepenuh masanya, Susan yang enggan memberikan nama keluarganya kepada The Malaysian Insider tidak segan silu bercerita tentang kerja sambilannya itu.
Katanya, beliau percaya orang ramai merasai kesan cukai barangan dan perkhidmatan (GST) dan lebih berkira-kira apabila berbelanja.
"Sekarang susah mahu dapat wang. Orang takut mahu belanja sebab GST. Saya ibu tunggal dan saya perlu terus hidup dan mencari rezeki," katanya yang khusyuk memotong rambut seorang lelaki tua berbangsa Tionghua sewaktu mula disapa wartawan The Malaysian Insider pada satu hujung minggu.
Susan berkata, beliau hanya mengenakan bayaran sekitar RM5 hingga RM7 bagi khidmat menggunting rambut. Khidmat merias kuku kaki dicaj RM20 sementara kuku tangan pula dikenakan caj RM15.
Namun, beliau menganggap dirinya bernasib baik jika mampu mendapat sekurang-kurangnya 2 orang pelanggan dalam sehari.
Read More / Baca Lagi >>

Bajet 2016 tidak mampu pulihkan nilai ringgit

Posted: 25 Oct 2015 04:15 PM PDT

DAP mendakwa Bajet 2016 yang dibentangkan kelmarin tidak menyenaraikan apa-apa langkah-langkah terbaik untuk memulihkan kembali nilai ringgit, yang menjadi mata wang paling teruk terjejas di rantau ini.
Dengan nilai mata wang semakin merosot dalam tempoh beberapa bulan lepas, dan ia kini pada RM4.25 berbanding dolar Amerika Syarikat, Setiausaha Agung DAP Lim Guan Eng mempersoalkan sama ada Barisan Nasional akan mengakui bajet yang dibentangkan itu gagal jika nilai ringgit tidak dipulihkan.
"Adakah Bajet 2016 membantu memulihkan nilai ringgit?

"Adakah BN akan mengakui Bajet 2016 gagal jika nilai ringgit tidak kembali ke paras RM3.70-RM3.80 berbanding AS$1 dari RM4.30 sekarang?" soalnya ketika berucap pada konvensyen DAP Pahang di Bentong hari ini. DAP dan parti pembangkang lain menyalahkan skandal kewangan 1Malaysia Development Berhad (1MDB) dan sumbangan RM2.6 bilion yang didepositkan ke dalam akaun peribadi Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak pada 2013 sebagai faktor yang menyumbang kepada kemerosotan ekonomi dan kejatuhan ringgit.
Lim yang juga ahli Parlimen Bagan dan ketua menteri Pulau Pinang, juga mempersoalkan bagaimana Putrajaya merancang untuk menangani hutang kerajaan persekutuan yang meningkat daripada RM266 bilion pada akhir 2007 kepada RM627.5 bilion pada Jun tahun ini.
"Jika liabiliti luar jangka yang dimasukkan, hutang kerajaan persekutuan dijangka mencecah RM800 bilion menjelang akhir 2016.
"Ini bermakna, hutang kerajaan persekutuan akan meningkat hampir 3 kali ganda dalam tempoh 9 tahun," katanya.
Pembangkang menyelar Bajet 2016, yang didakwa tidak akan membantu negara mengatasi masalah ekonomi dan tidak meningkatkan taraf hidup rakyat kerana cukai barangan dan perkhidmatan (GST) sebanyak 6% masih dikekalkan untuk menjana pendapatan bagi kerajaan menampung perbelanjaan yang meningkat akibat pengurangan hasil minyak.
Kenaikan kadar tol lebuh raya juga diumumkan dan dilaksanakan tidak lama sebelum pengumuman bajet.
Read More / Baca Lagi >>

HANYA SATU CARA 13 KETUA CAWANGAN TELUK KEMANG BOLEH DISELAMATKAN....

Posted: 25 Oct 2015 04:09 PM PDT

Ketua UMNO Bahagian Teluk Kemang, Isa Samad nampaknya tidak menunggu lama untuk bertindak balas terhadap 13 Ketua Cawangan dalam bahagian itu yang dua hari lalu menuntut perletakan jawatan Perdana Menteri, Najib Razak bagi mengelakkan parti dihukum pengundi dalam pilihanraya.

Beliau yang juga Pengerusi Felda dilaporkan sudah meminta setiausaha UMNO bahagian menghantar laporan kerana menganggap tindakan ketua-ketua cawangan berkenaan telah mencemar amalan membuat keputusan secara kolektif yang selama ini dihormati.

Sokongan UMNO Teluk Kemang kepada Najib adalah berkekalan. Kita akan terus memberi sokongan dan bersama beliau, katanya Isa Samad lagi.

Dalam masa yang sama, Timbalan Perdana Menteri, Ahmad Zahid Hamidi pula tidak menganggap tindakan 13 Ketua Cawangan dalam bahagian Teluk Kemang itu sebagai suatu perkara yang besar.

Katanya, mereka hanya merupakan 13 orang daripada 20 ribu Ketua Cawangan yang ada di seluruh negara.
Soalnya, jika ia  hanya perkara kecil, kenapa Isa Samad melihatnya sebagai perkara besar serta begitu tergesa-gesa mahu bertindak?

Apakah tidak boleh didengar terlebih dahulu rintihan dan luahan hati 13 Ketua Cawangan berkenaan?

Kenapa Isa Samad begitu pantas mahu bertindak balas sambil dengan segera juga menyatakan sokongan UMNO Teluk Kemang terhadap Najib adalah berkekalan?
Read More / Baca Lagi >>

Zahid to Muhyiddin: Face the reality

Posted: 25 Oct 2015 03:58 PM PDT

Zahid says the 13 Umno branch leaders just minority

Posted: 25 Oct 2015 03:57 PM PDT

Pesaka: Malays must be united or we'll be insulted

Posted: 25 Oct 2015 03:56 PM PDT

A budget of denial, says Khalid Samad

Posted: 25 Oct 2015 07:23 AM PDT

Government won't admit economy in a mess and investors have lost confidence.

khalid-samadPETALING JAYA: The 2016 federal budget fails to address the fundamental problem of investors' loss of confidence in the government's administration of the economy, according to Pakatan Harapan communications director Khalid Samad.
"It is a budget of denial, denying that our economy is in a mess," Khalid told FMT today.
He said the budget gave the false impression that the economy was in good shape.
In truth, he said, investors were fleeing the country, having lost confidence in Prime Minister Najib Razak's administration due to its misuse of power.
"While saying the economy is in a good state, the Prime Minister admits that if the government did not collect GST (Goods and Services Tax), there wouldn't be enough funds to pay salaries."
He said the budget failed to address the following four issues:
  • the need to settle the 1MDB controversy
  • the necessity of institutional reform to ensure transparency and accountability
  • the need to identify ways of eliminating wasteful expenditure as well as fighting corruption and rentier capitalism
  • the need to identify new sources of income.
Khalid also claimed that the budget was misleading because the Najib government would indulge in much off-budget spending.
"Private and government joint-venture initiatives are done through loans guaranteed by the government, which affect the GDP growth and increase our contingent liabilities," he said.

300 chieftains vs Umno’s voiceless 3mil

Posted: 25 Oct 2015 07:22 AM PDT

DAP leader says Umno power struggle lies in hands of grassroots and divisional chiefs
lim-kit-siangKUALA LUMPUR: The current power struggle in Umno was characterised today as a battle between three million Umno grassroot members with no voice and 300 chieftains bought over by Najib Razak to keep him in office.
DAP leader Lim Kit Siang, in a speech in Johor Baru, said however that the problem lay in the fact that the three million Umno members had no voice or rights at all, compared to the 300 Umno chieftains.
He claimed that Najib had "bought the support of the 300 Umno chieftains". By this he meant the members of Umno's powerful Supreme Council and the heads of Umno's divisions, who together are the powerbrokers who control the votes at the party's general assembly.
The struggle between the grassroots and the powerbrokers would determine whether Najib remained as party leader and prime minister.
Former premier Dr Mahathir Mohamad has mounted a yearlong campaign to oust Najib and has been supported by deposed deputy prime minister Muhyiddin Yassin, who remains Umno deputy president, and Vice-President Shafie Apdal.
Lim and other opposition politicians have tacitly given their support to the Mahathir campaign and are pressing for a vote of no confidence against Najib in Parliament.

Ali Rustam: Pesilat Melayu sedia perang jika perlu

Posted: 25 Oct 2015 07:19 AM PDT



Presiden Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (PESAKA) Tan Sri Mohd Ali Rustam berkata pesilat-pesilat Melayu sedia berperang jika perlu.
Penganjur perhimpunan baju merah 16 September itu berkata, penganjuran perhimpunan balas terhadap BERSIH 4 itu, bagi membuktikan masih terdapat golongan akan mempertahankan maruah Melayu, Islam dan pemimpin.
"Kita nak beritahu kita masih ada di KL. Bukan kita nak berperang. Tetapi kalau orang nak berperang, kita pun sanggup.
"Hidup mesti ada maruah. Duit semua tak guna kalau diri tak ada harganya lagi," katanya ketika merasmikan sebuah acara Persatuan Seni Silat Gayung Malaysia di Kuala Lumpur hari ini.
Beliau juga menegaskan tiada guna mempelajari silat jika amar makruf nahi mungkar (menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran) tidak dibuat.
Ali bagaimanapun berkata mereka tidak berniat bergaduh dan cuma mahu menunjukkan sikap tidak mahu dihina.
Beliau juga berkata golongan pesilat adalah benteng ketiga selepas tentera dan pasukan polis.
Selain itu, bekas ketua menteri Melaka itu turut memperingatkan orang ramai bahawa Melayu akan lemah dan dihina jika berpecah-belah.
Ini, katanya, termasuk raja-raja Melayu, agama Islam dan pemimpin Melayu.
"Malu kita sebagai anak yang bernama Melayu, apabila pemimpin gambarnya dipijak,
Datuk Seri Hadi Awang, Datuk Seri Najib Razak perdana menteri kita dipilih secara demokratik hina.
"Betul kita sebagai orang Melayu, ke mana kita berada setelah empat kali dihina?" katanya merujuk insiden gambar Hadi dan Najib dipijak dalam himpunan BERSIH 4.

Zahid perkecil gesaan 13 ketua cawangan Umno

Posted: 25 Oct 2015 07:18 AM PDT


Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi menganggap gesaan 13 ketua cawangan Umno supaya Presiden Datuk Seri Najib Razak meletak jawatan bukan satu perkara besar kerana mereka hanya sebilangan kecil daripada 20,000 pemimpin parti itu di seluruh negara.
"Hanya 13 daripada 20,000 (pemimpin cawangan)" kata naib presiden Umno itu, dalam nada sinis, pada sidang media di Kuala Lumpur hari ini.
Mengetepikan desakan kumpulan itu, Zahid berkata, beliau masih belum melihat memorandum yang dikatakan dikemukakan 13 pemimpin cawangan terbabit kepada parti.

"Apabila kita lakukannya nanti, kita akan melihatnya secara terperinci," kata timbalan perdana menteri itu selepas merasmikan sambutan Hari Pengguna Negara. Semalam, 13 ketua Umno cawangan dari Telok Kemang, Negeri Sembilan mengisytiharkan hilang kepercayaan terhadap kepimpinan Najib dan menggesa beliau meletakkan jawatan sebagai presiden bagi memulihkan kredibiliti parti itu sebelum pilihan raya umum akan datang.
Di bawah pimpinan ketua Umno cawangan Taman TKK, Kamarul Aznan Habibur Rahman, mereka berkata, tiba masanya parti itu melakukan perubahan dan ia perlu bermula daripada Najib yang juga perdana menteri.
"Kami berpendapat, adalah lebih baik presiden berundur untuk membolehkan Umno tidak menjadi mangsa keadaan dan dihukum pengundi pada pilihan raya yang akan datang," katanya.
Kamarul juga berkata, kumpulan 13 itu tidak takut sekiranya sebarang tindakan diambil terhadap mereka kerana mereka di peringkat akar umbi yang meletakkan kepimpinan parti di kedudukan mereka sekarang.
Sementara itu, Ketua Umno Telok Kemang Tan Sri Mohd Isa Abdul Samad dilaporkan berkata, 13 ketua cawangan itu tidak menghormati "keputusan bersama" untuk menyokong kepimpinan parti pada mesyuarat bahagian baru-baru ini.
Read More / Baca Lagi >>

Bajet 2016: Mahasiswa pon terkena kencing ngan Najib..

Posted: 25 Oct 2015 05:57 AM PDT

Baru2 ni PM gembira sgt2 krn mahasiswa yg dikatakan sokong BN menang pilihanraya IPTA. Sbg hadiah dia potong bajet IPT sbanyak RM2.4 bilion.. Drpd RM15.785b dh berkurang RM13.378b...

Yg selebihnya topup kat Jabatan Najib JPM..

TMB Kelantan Tidak Bercakap Benar - Husam

Posted: 25 Oct 2015 05:01 AM PDT

Saya membaca respon Kerajaan Kelantan terhadap isu tunggakan caruman guru-guru YIK, Sinar Harian, beberapa hari lalu.

TMB dilaporkan berkata : 'Memang ada potongan tertunggak tetapi tidak terlalu banyak seperti didakwa....'

Saya mendakwa jumlah tunggakan caruman itu adalah RM 14.6 juta.

Jika angka itu salah, berapa jumlahnya?
Saya mempertahankan ketepatan angka ini - RM 14.6 juta.

Saya juga terbaca isi kandungan ucapan seorang Exco Kelantan di Kota Raja yang menyebut tunggakan ini wujud sejak waktu saya menjadi Exco lagi.



Bagi tujuan kebenaran, saya petik semula data-data dari buku mesyuarat di mana YB TMB sendiri mempengerusikannya pada 12 Oktober 2015 seperti di bawah.

Laporan Tunggakan Potongan Gaji YIK Sehingga 30 September 2015

A) Institusi Kewangan/Bank
1. Biro Angkasa RM 159,873.62
(Tertunggak sejak 8/2015)

2. Bank Islam RM 32,353.41
(Tertunggak sejak 8/2015)

3. Bank Rakyat RM 435,426.62
(Tertunggak sejak 8/15)

4. Public Bank RM 382,134.00
(Tertunggak sejak 7/15)

5. Perumahan Perbendaharaan RM 1,357,150.40
(Tertunggak Sejak 2014)

6. Tabung Haji RM 600,956.00
(Tertunggak Sejak Feb 2015)

7. Etiqa Insurance RM 4,075.08
(Tertunggak Sejak Ogos 2015)

8) Takaful RM 42, 806.12
(Tertunggak Sejak Ogos 2015)

9) KWAP RM 3,876,557.75
(Tertunggak sejak Mac 2015)

10) KWSP RM 166, 273.00
(Tertunggak sejak September 2015)

Jumlah Tunggakan A: RM 7,077,620.00

B) Koperasi-Koperasi
Read More / Baca Lagi >>

Bajet 2016, 'bajet dalam kotak'?

Posted: 25 Oct 2015 04:59 AM PDT

Bajet 2016
ALOR SETAR - Amanah Kedah menyifatkan pembentangan Bajet 2016 oleh Perdana Menteri, Datuk Seri Mohd Najib Razak umpama 'bajet dalam kotak', yang diulang dan sekadar dibuat sedikit penambahan tanpa mengupas masalah makro.

Pengerusinya, Datuk Dr Ismail Salleh berkata, perkara yang sama diumumkan dan tiada pembaharuan.

"Sepatutnya isu makro diberi tumpuan iaitu kegagalan urus kewangan hingga hutang bertambah sehingga lebih RM700 bilion dan defisit RM41 bilion," katanya pada program Bubur Asyura, anjuran Amanah Parlimen Alor Setar dan Kuala Kedah di Taman Wira Mergong, semalam.

Menurutnya, sebahagian besar masalah yang dihadapi negara kini adalah berpunca daripada salah tadbir urus, antaranya isu 1MDB.

 "Implikasinya besar, pelabur mula menarik diri, nilai wang menurun, dan jika tidak diatasi segera boleh menyebabkan inflasi meningkat dalam tempoh jangka panjang. Sepatutnya perkara itu yang dikupas namun tidak disentuh langsung," katanya.

Ismail berkata, sebaliknya, Perdana Menteri lebih banyak memberikan tumpuan kepada penambahan BR1M sebanyak RM50, bayaran khas kepada kakitangan awam, pelepasan cukai individu, yang diibaratkan sebagai kosmetik bagi mengaburi rakyat.

"Sepatutnya perlu ada keseimbangan antara makro dan mikro, termasuk selesaikan masalah ekonomi dan kewangan negara terlebih dahulu,"katanya.